How He calls you

Memang benar hidup itu untuk mati, karena yang abadi hanyalah kehidupan setelah mati. Seringnya lupa karena terlalu fokus dengan apa yang ada di depan mata saja. Ketika apa yang kita rasakan dan hidupkan sekarang adalah kumpulan dari kebahagiaan dan kenyamanan, boleh jadi kita malah melupakanNya.

Tapi Allah Maha Baik, selalu memberikan jalan bagi siapa yang ingin menujuNya. Sehingga barangkali ketika kita merasa dingin dan sepi, merasa perlahan semakin menyendiri, merasa tidak bisa mengandalkan siapa-siapa, justru disitulah kita akan merasakan kehadiranNya. 

Orang beriman bukan orang yang lemah, sejatuh apapun mereka yakin punya Allah. Allah yang lebih besar dari ketakutan kita. Lebih besar dari masalah kita. Lebih besar dari kecemasan kita.

Ketika kita tidak bergantung pada siapapun, maka kita akan merasakan bagaimana Allah sangat baik dan melimpahkan kasih sayangNya pada kita. 

Manusia bukan jahat ketika mereka selalu membuat kita kecewa. Tapi manusia adalah makhluk yang bersamanya terdapat kelemahan dan kekurangan.

Manusia selalu mengecewakan bukan karena ingin berbuat buruk kepada kita, tapi karena tidak mampu.

Dengan itu, kita akan merasakan bahwa hanya Allah yang tidak akan pernah mengecewakan dan selalu mendengarkan kita- karena hanya Dia yang mampu.

21.33. Pulang renang.

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan