Masih beberapa buku BBW sisa-sisa tahun kemarin yang baru diberesin. Salah satunya adalah buku Emily Oster yang berjudul seperti dibawah ini. Agak ragu sih untuk beli karena ga ada kepastian juga apakah dimasa depan aku akan mengalaminya atau nggak, tapi kalaupun terjadi, perihal kehamilan dan melahirkan adalah sesuatu yang sebenarnya cukup scary (tentu disisi lain akan menjadi impian bagi perempuan). Sehingga gak salah juga untuk beli buku ini biar ngga kosong banget.

Penulis merupakan seorang doktor dibidang ekonomi, dan buku ini ditulis dari hasil pencariannya sendiri ketika beliau hamil dengan cara baca jurnal-jurnal terkait. Kalau gak percaya, di belakang buku ada bwanyak banget jurnal-jurnal yang jadi referensi.

Hasil dari baca buku ini membuat aku sadar kalau kita selalu punya pilihan dan jangan mau dibodoh-bodohin sama orang lain yang ngerti. Contoh, ketika kita beli paketan makan di sebuah restoran. Biasanya si mbak/masnya langsung nawarin dua opsi paket terlengkap dan termahal. Tapi kita harus tau apa yang kita mau supaya gak boros. Begitupun dalam hal kehamilan dan melahirkan, setidaknya kita harus ngerti biar gak ikut-ikutan doang akan apa yang umumnya dialami orang lain atau apa yang disugestikan oleh dokter-dokter.

Barikut adalah simpulan sesingkat-singkatnya dari apa yang aku baca. Alhamdulillah bahasanya enak dan cukup dimengerti oleh orang awam sepertiku. Oh ya, ini ditulis untuk diri sendiri yang suka pelupa, jadi nanti pankapan mungkin bisa diliat lagi. Sukur-sukur bisa membantu orang lain yang baca juga.

Trimester Pertama

  • Secara umum, kopi aman maksimal banget banget banget sehari empat kali. Tapi untuk rokok, akan berbahaya buat bayi.
  • Trimester pertama adalah waktu sensitif dimana banyak terjadi keguguran dan chance keguguran akan menurun setelah 12 minggu. 10-15% orang mengalami keguguran di fase ini. Dan usia mempengaruhi, semakin tua chancenya semakin besar.
  • Taxoplasma bisa terjadi saat kehamilandan hindari hal ini dengan: mencuci bersih semua buah dan sayur dan hindari makan daging mentah.
  • Baca ini buat referensi: www.cdc.gov/foodborneburden/index.html
  • Ikan-ikanan yang bagus: catfish, pollock, cod, mackarel, salmon
  • Ikan-ikanan yang dihindari: canned tuna, grouper, king mackarel, orange roughy. Karena banyak merkuri dan merkuri ga bagus untuk bayi.
  • Mual-mual dan muntah adalah pertanda bagus untuk kehamilan (ohhh myyyy godd)
  • Down syndrome dapat dideteksi saat ini dengan ultrasound dan tes darah
  • Kucing! Aman kok untuk tetap ngurus kucing dengan catatan rajin cuci tangan. Karena tokso justru paling besar bersumber dari: gardening.
  • Jangan warnai rambut
  • Jangan panas/demam di trimester ini juga jangan yoga sampe keringetan panas atau hot tube.
  • Perjalanan udara is fine.

Trimester Kedua

  • Abis melahirkan, usahakan berat badan kembali ke semula
  • Kalo si ibu bb nya naik, si bayi juga. Kalo bbnya naik dikit, baby pun kecil.
  • BB bayi yang berlebih atau kekurangan adalah hal yang buruk. Tapi BB yang kecil memiliki risk lebih besar. Jadi, more concerned untuk nambah bb daripada rasa takut kegendutan.
  • Gender bisa diketahui dengan:CVS, amniosintesis, atau ultrasound.
  • Olahraga bagus, tapi nggak pun ga masalah (biasa aja gitu)
  • Kegel akan mempengaruhi nanti untuk masalah pipis incontinence kedepannya (minggu-minggu akhir sampe after birth)
  • Antinatal yoga is worth trying

Trimester Ketiga

  • Jangan bed rest kalau ngga apa-apa
  • Kalo bayi pertama udah komplikasi (misal preclampsia), maka bayi kedua dan seterusnya akan ada chance mengalami hal yang sama
  • Beberapa komplikasi: Placenta previa atau placenta cover serviks (penanganan: sesar di minggu 36-37 , follow up dengan ultrasound), Placental abruption (penanganan: cepet keluarkan bayi), gestational diabetes (penanganan: glukosa monitoring, diet ketat, obat), RH Alloimunisation atau bayi rh darah positif tapi si ibu negatif (penanganan: saat week 28 disuntik Anti D), Cervical insufficiency, Foetal growth restriction atau bayi kecil karena malnutrisi atau rokok, dll, Pre-eclampsia, eclampsia, hellp syndrome (penanganan: monitor tekanan darah, tes darah, gunakan magnesium sulfat, harus langsung dilahirkan), Placenta accreta (lahiran dengan sesar dan dilanjutkan dengan histerectomy).
  • Melahirkan lah berdasarkan keputusan dan kesadaran sendiri
  • Monitoring air ketuban diperut. Cara : stay hydrated dan cek air ketuban cari tahu kedalaman vertikalnya. Untuk tes jantung bayi, bangunkan bayi dengan tepuk tangan.
  • DIY induksi: red raspberry leaf tea, evening primrose oil, sex, akupuntur, nipple stimulation

Labour and delivery

  • Pembukaan setelah pembukaan 3 disebut active labour dan setiap satu jam baiknya bertambah 1-2 cm.
  • 3 masalah umum: pembukaan lambat atau berhenti, bayi stucks, dan posisi bayi susah untuk dikeluarkan.
  • Sesar, shouldnt be your first choice.
  • Epidural: pain relief yang baik. Tapi ada negatif sides buat si ibu: recovery lambat, susah push  karena mati rasa dibagian bawah, increase kemungkinan untuk sesar, dll.
  • Induksi dilakukan ketika tidak terjadi tanda kelahiran setelah 12 jam
  • Makan dan minum saat melahirkan dilarang oleh rumah sakit padahal cukup membantu untuk energi si ibu
  • Doula /pendamping saat melahirkan: dapat mebgurangi chance sesar dan penggunaan epidural. recomended.
  • Monitoring bayi saat menunggu kelahiran kalau bisa jangan, pakai intermittent monitoring aja (dg stetoskop).
  • Syntocinon digunakan untuk meningkatkan kontraksi
  • Episiotomy (merobek antara anus dan vagina): NOT recommended. meskipun kebanyakan dokter langsung aja melakukan hal itu karena terbiasa. DApat menimbulkan kehilangan darah yang banyak dan recovery lama.

Selesai. Semoga bermanfaat