Berjudul english literature tapi berbahasa indonesia.

Agak aneh rasanya folklore adalah album yang bagus banget tetapi respons di Indonesia kayaknya ga ada hype-hypenya kaya di US. Di satu sisi ku seneng juga karena kalo jadi hype rasanya si lagu itu jadi ga ada soulnya. Semacem Me, Blank Space, Shake it Off, 22, awalnya bagus tapi karena super hype rasanya males dan terkesan jadi lagu yang childish.

Tapi folklore ini sangat dewasa dan genius. Folklore ini semacam storytelling tapi lewat lagu dan bukan buku atau film. Kita seperti terbawa oleh ceritanya, walaupun kita ga merasakan. The devils are in the detail! Semakin detail makin keliatan pinternya!!!! Gimana dia ngambil diksi-diksi yang jenius dan sangat deep, dan lirik yang ga ngulang ngulang.

Sebenernya dari sejak album pertama pun semua lagu dia itu seperti cerita, bukan hanya kata-kata berbalut nada doang. Kalo kita baca lirik dari awal sampe akhir tuh ada sesuatu yang bisa diambil dan bukan cuma shallow haha hehe doang. Agar supaya ku cepet move on dari ini, maka aku mau mengupas folklore ini. Jujur kalo masih SMA rasanya aku pengen kuliah aja ambil sastra inggeriss.

Cardigan, Betty, August

Seperti kisah love triangle dalam lagu Cardigan, Betty, dan August. Kita bisa langsung melihat dari perspektif 3 orang yang berbeda dalam kisah yang sama. Si Cardigan adalah dari point of view-nya Betty yang kelihatan wise. Awalnya dia happy menjalani relationship dengan James, sampai akhirnya tenggelam dalam insecurities. Dia juga bilang kalau ‘i knew you….’ dan ‘i knew everything when I was young’ artinya dia sangat aware dengan hubungan dia dan James, dia juga tahu semuanya kalau si James selingkuh dengan August girl yang kita gatau siapa.

Disisi lain, di lagu Betty yang merupakan perspektif dari James, dia bilang ‘i’m only seventeen, i dont know anything’ terkesan bahwa si James kurang memahami dirinya sendiri yang malah cheating dengan si August girl. Tapi juga dia bilang kalo saat dengan si August dia keinget terus sama Betty, ‘Slept next to her but I dreamt of you on summer long’ . Kesel gak sihh. Dibales di Cardigan dengan lirik ini: ‘I knew you’d miss me once the thrill expired’ Dan dia sadar kalau dia salah dalam lirik ini:
But if I just showed up at your party
Would you have me? Would you want me?
Would you tell me to go fuck myself
Or lead me to the garden?

Tapi setelah melihat perspektif August girl dalam August, liriknya juga cukup overwhelming dan kasian huhuhu. Si Augustnya sebegitu suka sama si James.
And then canceled my plans just in case you’d call?
Back when I was livin’ for the hope of it all, for the hope of it all
Huft. Dan di August pun memang dijelaskan kalau ini hanya summer love yang August slipped away like a bottle of wine.

Epiphany

Ngga boong, kalo aku jadi dokter frontline covid, maka lagu ini bener-bener nyentuh dan bikin pengen bilang makasih udah dibikinin lagu kaya gini. Dalam epiphany seperti ada perbandingan bagaimana orang jaman dulu perang yaitu dengan senjata, dan sekarang mereka para dokter juga berada disituasi yang sama. Seolah dia jelasin kalau medschool emang bergengsi, tapi medschool tidak akan bisa mengcover bagaimana dokter kehilangan pasien-pasiennya. Juga bagaimana mereka saking sibuknya jadi hanya tidur 20 menit.
Only twenty minutes to sleep
But you dream of some epiphany
Just one single glimpse of relief
To make some sense of what you’ve seen

Ini lagu paling 2020 dan paling relate sama semuanya. Keren, terharu.

Peace dan Hoax

Males jelasin karena so overwhelming πŸ™ πŸ™ πŸ™ πŸ™

Mad women

Jelas ini lagu teruntuk Yth Scooter dan Kanye West. Tapi tentu saja pake bahasa yang umum yang bisa di-relate kan pada siapapun dengan kondisi yang sama.

Seven

Ini lagu dari orang baik banget yang mau menolong seseorang. Kalo dari ceritanya ini perspektif seorang anak yang melihat temannya ‘ditindas’ sama ayahnya. Dia pengen nolong dan ngajak kabur. Ga sesimpel itu sih, dalam lagu ini liriknya juga deep sebagaimana contoh.
Sweet tea in the summer
Cross your heart, won’t tell no other
And though I can’t recall your face
I still got love for you
Your braids like a pattern
Love you to the Moon and to Saturn
Passed down like folk songs
The love lasts so long

The Last Great American Dynasti

Oke, selain bisaan dalam bikin lagu patah hati, dia juga bisa bikin lagu yang menjelaskan tentang rumahnya. Dia punya rumah bernama Holiday House yang dulunya dimiliki oleh Rebekah (bisa di gugling, dan ini real).

Illicit Affairs

Hadeh allahu akbar, ini lagi satu lagu menyedihkan. Tentang hubungan yang harus disembunyikan. Lewat sini kita bisa memahami walaupun ada hubungan terlarang, tapi perasaan mah ga bisa bohong. Di satu sisi tertekan karena harus sembunyi-sembunyi dan hilang, tapi disisi lain ini adalah sebuah perasaan yang real dan ga bisa semudah itu untuk diabaikan. Okai kalo diceritain kaya kisah FTV, tapi plis mohon indera perasa diaktifkan dengan maksimal, pemahaman bahasa diaktifkan juga dengan sepintar-pintarnya, dan perhatikan liriknya sambil didengerin, cry T.T

Look at this godforsaken mess that you made me
You showed me colors you know I can’t see with anyone else
Don’t call me “kid,” don’t call me “baby”
Look at this idiotic fool that you made me
You taught me a secret language I can’t speak with anyone else
And you know damn well
For you, I would ruin myself
A million little times

Invisible String

Hamdalah akhirnya ada lagu yang agak bahagia. Ini dilatar belakangi kisah taylor swift dan joe alwyn yang percis banget seperti lagu ini, bertemu di yogurt shop. Lalu [insert kisah mereka]
And isn’t it just so pretty to think
All along there was some
Invisible string
Tying you to me?

The 1

Hmmm. Lagu ini seperti wishing someone could be the one, tapi udah terlambat.

We never painted by the numbers, baby
But we were making it count
Yang maknanya adalah, kita bukanlah sesuatu yang logis (never painted by numbers, baby), tapi kita akan berhasil (making it count)
I, I, I persist and resist the temptation to ask you
If one thing had been different
Would everything be different today?

my tears ricochet

Sebenernya tentang scoot, tapi lirik yg ini rasanya kaya e& gitu
We gather stones, never knowing what they’ll mean
Some to throw, some to make a diamond ring
You know I didn’t want to have to haunt you
But what a ghostly scene
You wear the same jewels that I gave you
As you bury me
Yang maknanya, katanya nggak suka, tapi You wear the same jewels that I gave you as you bury me. Bilangnnya benci tapi sebenernya butuh.

Atau

Even on my worst day, did I deserve babe, all the hell you gave me

πŸ™

exile

Ini lagu yang maknanya paling jelas

Aku akui kali ini parah banget bucinnya, tapi ku ga bucin ke personal manusianya, aku bucin ke albumnya aja. Bahkan abis ini jadi liat liat lagi lagu lagu lamanya, waduh pokonya mah udah abis kata-kata, pinter banget.

Ok besok diupdate lagi, abis ini mari move on~