Day 25: Tradisi Lebaran

Lebaran tinggal menghitung hari lagi, yaitu lima hari.

Di negara kita ini, ada sebuah tradisi lebaran yang ternyata sebetulnya tidak dianjurkan. Apakah itu? Yakni ketika kita merayakan lebaran dengan sangat suka cita lebih-lebih dari hari raya idul adha.

Ini aku baru tahu ketika jadi anggota pers mahasiswa dan mewawancarai seorang aktivis DKM kampus. Beliau bilang, ini adalah fenomena yang janggal.

baca juga: Day 22: Make Up Terbaik Saat Lebaran

Kenapa?

  1. Kita berpisah dengan bulan Ramadhan. Rasul dan orang-orang soleh selalu menangis di penghujung Ramadhan. Bulan yang penuh dengan kasih sayang-Nya, berbagai bonus dan kesempatan untuk mendekat pada Allah.  Lalu kita meninggalkannya dengan bahagia?
  2. Ketika idul adha, seharusnya kita merayakan dengan benar-benar gembira, karena ini adalah hari ketika kita berbagi kebahagiaan dengan yang tidak mampu lewat hewan yang kita kurbankan.

Tapi meski begitu, keduanya sama-sama hari raya yang harus istimewa bagi kita sebagai muslim. Cara mengistimewakannya dimulai dari cara berpakaian dan kebersihan kita. Selanjutnya kebersihan hati juga perlu dijaga (ntap).

Tradisi selanjutnya adalah berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga besar, tetangga, dan teman. Ini bener-bener ajang yang pas untuk saling bertemu apalagi kalau tinggalnya saling berjauhan. Kapan lagi momen untuk berkumpul? Meskipun yaaaa sabar-sabar aja ya kalo di tanya macem-macem yang sebenernya basa basi doang tapi pada keburu baper wkwkwk tenang aja, kayaknya mereka becanda kok karena gak ada topik………

Selamat bersiap!

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas