Introversion and People

Zaman dahulu kala, travel bersama orang lain bukanlah hal yang aku sukai. Aku ga pernah peduli tempat, lingkungan, hiburan, dan segala macamnya. Yang selalu aku pikirkan dan pedulikan adalah: manusianya. Dengan siapa aku pergi? Bisakah aku bertahan dengan orang-orang? Aku ga peduli sebagus apapun tempatnya, kalo ga sreg sama orang-orangnya, duh mending ga usah.

Ini challege terbesar ketika masuk oseanografi. Baru masuk udah pergi-pergi mulu, inget banget dulu pergi pertama kali ke Parigi. Gak ada seneng. Mendekati hari H aku makin males. Karena ini pertama kali sama orang-orang ga dikenal, dan 3 hari full pagi sampe malem. Apakah aku bisa bertahan dengan kelelahan akibat sering ketemu orang? Jiwa introvertku sangat berontak.

Tapi ternyata seru aja si wkwkwkwk

Challenge kedua terjadi ketika 3 minggu kuliah lapangan di Bali. Sebelumnya paling kami hanya kuliah lapangan 3-5 hari dan aku sudah jadi terbiasa. Tapi kali ini selama hampir sebulan, ga ada waktu bisa sendirian, sama orang-orang ga begitu deket. Aku agak males sesungguhnya. Belom-belom udah ngerasa capek ngebayanginnya.

Ehhhhhhh ternyata seru banget dan ngangenin juga kok (tapi tak mau diulang hahaha)

Selanjutnya yang aku bayangin akan capek dan beneran capek banget bagi jiwa introvertku adalah: pelayaran 3 minggu. Apalagi oseanografi fisika ga ada kerjaan kecuali mantengin hasil sensor dari alat. Kalo yang bagian biologi dan kimia, mereka selalu sibuk.

Kerjaan kita hanya nonton, karokean, malem mancing, nonton, karokean, teruuuuuuuus loooping berhari-hari kayak gitu. Sampe sama kapten kapal aja udah berasa bro banget dari yang awalnya segan wkwkwkw. Sungguh, baru hari pertama, udah pengen pulang banget. Ya, despite banyak hal yang aku dapat yaitu pelajaran dan pengalaman (halah normatif).

Kalau travel sendirian atau sama keluarga atau sama temen deket atau temen  yang klop sih ga masalah lah yaa tak usah dibahas.

Kemudian challenge selanjutnya adalah prajab lima minggu. Gila, belom-belom ngebayanginnya udah males dunya akherat. Tiap malem, sak ing ga pengen drained ketika prajab, aku selalu berdoa sama Allah. Surat favorit jadi surat An-Nass. Karena mau segimanapun dinamikanya manusia, ada Allah maha Pengatur mereka. Setakut dan semales itu. Atau lebih tepatnya: takut aku males dan menarik diri.

Etapi ternyata seru juga sih meski males kalau diulang ( y iy lah). Sebelumnya aku bertekad kalau sabtu minggu mau tidur full aja dikamar, eh nyatanya aku ikut pergi juga sama temen-temen.

Kesimpulan dari kesemuanya adalah: kadang bayangan kita lebih buruk dari kenyataannya. 

Dan kurasa makin besar juga orang menghargai privasi. Karena yang biasanya bikin capek adalah ketika kita ga bisa bilang “nggak”. Kalau pengen sendiri, yaudah gapapa sendiri aja di tempat yang jauh keramaian untuk menetralkan.

Challenge paling terakhir yang mengusik keintrovertanku adalah pindah jauh dari rumah yakni ke jogja. Meski aku suka me-time, aku lebih suka kumpul sama temen dan inner circleku kalau udah enek sendirian terus dan butuh temen cerita.

Sementara, duniaku dan seluruh manusiaku semuanya ada di barat. Yah, yaudahlah lama-lama santai aja. Hidup ini seru sekali karena seperti Allah ngatur dan membuat aku bisa lebih mengendalikan si jiwa introvert ini agar bisa lebih flexible dan gak gampang males sama orang-orang. Bukan males sih, tapi lebih kepada : dapat menghadapi dengan senang dan bisa menempatkan diri.

23.11

kurang emo apalagi malem ini krn dengerin sealbum secondhand ‘a twist in my story’ jaman sma……………………

Please follow and like us:
0

Which side are you on?

Bismillah

Ini adalah hasil dari kajian oleh Ust Rahmat Baequni di Mesjid Nurul Ashri, Deresan, Yogyakarta. Excited banget karena biasanya pun di Bandung aku dan kawan-kawan suka berburu kajian beliau karena isinya cukup up to date mengenai kondisi Islam di dunia masa kini. Sesungguhnya ini tulisan untuk simpenan sendiri, kalau untuk kamu bermanfaat maka hamdalah.

point-pointnya saja karena kalau cerita bakalan panjang banget:

  1. Hari akhir bener-bener deket. Semua pertanda perlahan muncul. Contoh: Dubai sudah super kaya (sesuai hadist rasul ttg kiamat), gempa-gempa udah sangat banyak (coba pantengin twiter bmkg, tiap malem selalu ada twit gempa), dll
  2. Diputerin video palestina yang sudah 60 tahun masih dijajah Israel. Sebenernya kalau mau gampang palestina bisa tinggal nyerah. Tapi apa yang mereka perjuangkan bukan hanya itu, tapi juga: Al-Aqsha, kiblat pertama ummat islam.
  3. Zionis ada 5 juta di dunia ini, dan muslim ada 300 juta. Zionis bukan hanya menyakiti Palestina, tapi juga menyakiti Islam. Namun kenapa kita semua diem aja seolah itu urusan mereka?
  4. Palestina menunggu pembelaan dan bantuan dari muslim Indonesia. Setiap 17 Agustus mereka ikut ngerayain ulang tahun RI (td diliatin videonya ya allah merinding bgt). Mereka yakin pada akhirnya Indonesialah yang akan mengalahkan zionis (dan ada kisahnya tp panjang).
  5. Ada 4 sumber tapi ga aku catet semua. Bahwa waktu jaya Israel hanya selama 76 tahun. Itu artinya, harusnya, tahun 2024 mereka sudah kalah………
  6. Ketika zionis kalah, artinya sebelum tahun 2024 akan terjadi berbagai peristiwa besar (asli takut)……
  7. Kalau diitung mundur, ketika mereka kalah itu artinya kemenangan Islam. Ada menang kalah berarti ada perang…
  8. Perang ini tidak menggunakan teknologi karena sudah tidak ada. Hanya memakai kuda dan busur panah. Maka dari sekarang harus kuatkan fisik (renang, memanah, berkuda, dan ber…apa ya satunya?)
  9. Kenapa teknologi sudah ga ada? Diawali dari peristiwa terbitnya matahari dari arah barat. Yakni pintu taubat sudah ditutup. Sebelumnya, terjadi 3 hari panjang tanpa matahari sama sekali (dan agak seru ketika aku searching google: 3 days of darkness) ga paham deh penjelasan saintifiknya, tp td dijelasin oleh beliau.
  10. Sebelum itu, dajjal sudah muncul.
  11. Manusia mengalami 3 tahun paling berat, yaitu Allah menahan 2/3 air dan 2/3 tanaman. Semua kekeringan. Di tahun terakhir, ga ada hujan sama sekali.
  12. Saat itulah dajjal datang menawarkan bantuan. Mau ujan? Mau makan? Dia kasih asal nyembah dia. Kebanyakan diikuti kaum wanita 🙁
  13. Oh ya, imam mahdi akan dibaiat sebelum dajjal muncul.
  14. Lalu nabi Isa akan turun di mesjid umayyah, suriah, setelah perang dunia beres (atau hampir beres)
  15. Saat itu, dajjal segera lari lalu dikejar nabi Isa sampai di timur Tel Aviv. Dibunuhlah dajjal tersebut.
  16. ………………………………….karena waktu singkat, jadi sebenernya belum selesai.

inti dari semuanya, yang aku petik hikmahnya adalah: kadang hidup bukan masalah sekarang atau nanti. Tapi bisa jadi “now or never”. Ibarat deadline tugas, rasnaya kaya tinggal J-Sekian yang antara pasrah tapi pengen belajar. Untungnya Allah Maha Penerima Taubat. Sepanjang ceramah, kanan kiri bertangisan pelan.

Rasanya seketika ga pengen ngapa-ngapain. Terasa bahwa kita terlalu larut dalam hal-hal duniawi. Seperti mikirin mau nonton apa, lagu baru apa yang keluar, diskonan apa di shopee, mau inves apa, dan seterusnya. Kenapa sih terlalu ga penting banget hidup selama ini? Padahal kalaupun ga nyampe kiamat, ada kematian yang ga pasti kapan datengnya.

Pernah denger dari Ust Zulkifli Ali, kita ini udah bener-bener deket hari akhir. Dan keimanan seseorang yang terbaik ada di zaman ini. Kenapa? Karena sulitnya luar biasa.

Maka, kalau mau islam, jadilah 100 persen, supaya tidak goyah dan ditimpa fitnah akhir zaman. Jangan abu-abu. Pilih hitam atau putih. Sekali milih abu, bye.

Kita ga pernah tahu bagaimana Allah mengatur dan membolak balik hati. Semoga Allah menetapkan hati kita hanya padaNya hingga akhir hayat dan melindungi dari segala fitnah dunia. Semoga juga dipertemukan dengan keluarga yang bersama-sama mencari dan berjalan hanya pada jalanNya dan dikaruniai lingkungan yang saling menguatkan.

Aamiin.

Please follow and like us:
0

Pindahan

Semenjak masuk Osenaografi, hidup ini jadi penuh dengan kedinamisan. Bukan hanya dalam hal perkuliahan, tapi dari sisi hidup lainnya seperti; pindah rumah. Sudah 2x pindahan karena satu dan lain hal. Kalau boleh ngeluh sih, pindahan memang lumayan menguras tenaga dan waktu. Bahkan sempat dokumen-dokumen penting semacam ijazah hilang karena pas pindahan aku gak teliti. 

Bukan pindahan rumah aja, tapi tahun ini juga pindahan tempat kerja meski masih satu nama. Lumayan repot karena dadakan dan bener-bener ga ada dalam plan. Mungkin hidup aku memang harus seperti air yang bisa menyesuaikan tempat huhu. 

Kemudian kali ini, pindahan blog dari wordpress.com ke wordpress.org. Sesungguhnya bisa gampang dengan membayar pengalihan situs sebesar $13/tahun. Tapi gak tau kenapa malah gagal terus. Meski sama-sama wordpress tapi .com dan .org ini beda banget. Udah 5 tahun pake .com dan sudah sangat comfort dengan tampilan dan settingannya, sekarang .org jauh lebih kompleks dan masih susah menyesuaikan (ya iya baru brp hari). Ibaratnya di .com sudah banyak fitur yang mereka siapkan, tapi di .org ini terlalu banyak pilihan dan wordpress.org ini bagaikan perempuan kalo ditanya makan dimana, jawabannya selalu : terserah.

Sekian curhatan di hari minggu ini. 

14.30, migren karena hari ini dikosan terus.

Please follow and like us:
0