Day 9: Memutihkan Gigi dengan Bubuk Kunyit

Sejak akhir tahun kemarin, aku memutuskan untuk berhenti menggunakan obat kumur. Pertama, dipikir-pikir gak perlu karena kita sudah sikat gigi dua/tiga kali sehari. Kedua, ternyata ada cara lain yang lebih mudah, murah, alami, dan lebih bermanfaat untuk kesehatan gigi sekaligus memutihkan gigi, yakni dengan menggunakan bubuk turmeric alias bubuk kunyit! Ini juga dalam rangka mengaplikasikan minimalism dalam kesehatan dan keuangan hehehe.

baca juga: Minimalism #2: How you spend your money?

Aku masih agak takut dan belum ada keinginan juga sih untuk memutihkan gigi, tujuan awalku hanya untuk menjaga kesehatan gigi saja.Tapi kalau bisa menyelam sambil minum air, kenapa tidak?

Pertanyaannya adalah, kenapa harus pakai bubuk kunyit?

Aku melakukan googling sangat banyak kala itu mengenai penggunaan bubuk kunyit. Bukan hanya bisa dipakai untuk gigi, bisa juga dipakai sebagai masker wajah dengan ramuan yang disesuaikan dengan kebutuhan (misalnya dicampur aloe vera, kopi, rose water, atau madu). Adapun manfaat kunyit untuk gigi adalah ia dapat menghilangkan bakteri-bakteri dan plak. Ia dapat berfungsi sebagai obat kumur alami. Lumayan kaaan bisa penghematan dengan ga perlu beli obat kumur biasa.

Tapi penggunaan kunyit ini tidak perlu terlalu sering, maksimal sehari sekali.

memutihkan gigi dengan bubuk kunyit

bubuk kunyit dalam botol kecil

Lalu, bagaimana cara pemakaiannya?

Pertama, kalau saya, menaruh bubuk kunyit kedalam botol kecil sehingga mudah dibawa ke kamar mandi.

Kedua, ambil sedikit bubuk tersebut dan campur dengan sedikit air.

Kemudian, olesi sikat gigi kita dengan cairan bubuk kunyit tersebut.

Lakukan sikat gigi biasa 2 hingga 5 menit

Setelah itu, sikat gigi lagi dengan menggunakan pasta gigi biasa

Mudah sekali kan? Selain menjadi putih, gigipun akan lebih sehat dan kalau sedang sakit akan menurunkan rasa nyeri. Yang terpenting dari semua ini adalah istiqomah, sabar, dan jangan cepat puas untuk menggunakan sehari sekali. Nah selain itu, ternyata masih ada cara-cara lainnya dalam memnggunakan kunyit sebagai pemutih gigi, seperti yang dilansir di halaman ini.

Please follow and like us:
error0

Day 8 : Cara Murah, Mudah dan Alami Menghilangkan Jerawat

Siapa sih yang suka sama jerawat? Kadang kemunculan satu dua biji di wajah kita malah bikin kita sedikit stress. Hati-hati, nanti stress karena jerawat malah munculin jerawat baru….dalam tulisan ini akan dibahas mengenai cara mudah, murah, dan alami dalam menghilangkan jerawat

Selama ini, jerawatku biasanya muncul ketika aku mengalami perpindahan tempat (efek cuaca), lupa bersihin wajah kalau malem,  atau juga karena hormon bulanan. Nah, sebelum hal itu terjadi biasanya aku sudah mencegahnya. Bahkan ketika jerawat sudah muncul dan lagi besar-besarnya, cara ini juga dapat membuatnya kering dalam semalam.

Caranya sangat mudah, murah, sederhana, dan gak perlu repot ke dokter atau beli krim-krim jerawat yang mahal. Metode menghilangkan jerawat ini udah aku terapkan sejak SMA.

Yaitu dengan menggunakan bawang putih!

Acne’s worst enemy

Cara Penggunaan

Sederhana, kita hanya perlu mengiris atau memotong bawang tipis seperti mau bikin bawang goreng.

Setelah itu, tempelkan di calon jerawat atau jerawat itu sendiri. Sebelumnya jangan lupa untuk cuci muka terlebih dahulu.

Nah, disinilah terjadi hal yang kurang enak, yaitu akan merasa perih efek dari cairan yang keluar dari si bawang putih tersebut.

Terkadang aku menempelkan bawang putih tersebut semalaman. Tapi efeknya, bangun tidur kasurmu jadi bau bawang hehe….

Efeknya

Si calon jerawat, akan cepat kering dan menghilang. Begitupun dengan jerawat yang sudah besar atau sudah matang. Ia akan semakin cepat matang dan kering hanya dalam waktu semalam. Selamat! Ini adalah buah dari keberhasilanmu yang telah menahan perihnya bawangputih x jerawatmu.

Hal-hal lain yang aku lakukan untuk menghilangkan bakteri jerawat adalah, bukan iklan bukan endorse, yaitu menggunakan facial wash acnes varian apa saja.

Oh ya, selain karena cuaca dan hormonal, jerawat ini juga bisa timbul akibat pemakaian skincare yang gak cocok. Sebetulnya wajahny tipenya normal, tetapi ketika mencoba skincare khusus (misal: khusus oily, khusus untuk brightening, khusus kulit sensitif, dan seterusnya) justru malah jerawatan. Bahkan aku pernah pakai micellar water anti jerawat, eh malah muncul banyak.

Sehingga, kita juga perlu mengenali tipe wajah dan menggunakan skin care yang sesuai. Gak usah sok ide mau nyoba-nyoba yang gak cocok, seperti itu.

baca juga: Day 7: Make Up Natural Sehari-hari Untuk Hijabers

Please follow and like us:
error0

Day 5: Nasi Goreng Sehat Anak Kosan

Bingung gak dengan judulnya, ada kata anak kosan, juga ada kata sehat? Apakah keduanya bisa dikolaborasikan? Ya tentu saja.. Seperti resep nasi goreng yang akan aku bagikan dibawah ini. Praktis, gampang dan sehat tentunyaBahan bahan yang diperlukan:

  1. Nasi organik (porsi menyesuaikan)
  2. Tauge dan brokoli (kalau ada jagung, boleh)
  3. Minyak wijen
  4. Bawang merah dan bawang putih
  5. Penyedap rasa jamur (totoki)
  6. Lada hitam
  7. Garam
  8. Sedikit susu UHT murni
  9. Telur

Nasi organik

Penyedap rasa jamur dan lada hitam

Sayuran, terserah aja isinya mau apa

Bawang putih (hrsnya sama bawang merah/Bombay)

Cara membuat:

  1. Siapkan semua bahan
  2. Iris bawang merah dan bawang putih
  3. Masukkan kedalam pengorengan, aduh hingga kecoklatan
  4. Sisihkan ke pinggir, orak arik telur
  5. Masukkan sedikit minyak wijen
  6. Masukkan tauge dan brokoli
  7. Aduk semua, hingga sayuran terlihat matang
  8. Masukkan nasi
  9. Tabur penyedap rasa, garam, dan lada hitam secukupnya
  10. Masukkan susu putih
  11. Goreng hingga semua tercampur dan matang

Gampang banget kan, ide ini muncul secara random dengan melihat persediaan pangan di kulkas. Nih ya sekilas info kesehatannya:

  • Nasi organik

Beras organik ini dengan mudah di dapat di Mirota (kalau kamu di Jogja). Manfaatnya adalah kalau aku dapat dari khasiat.co.id, ada banyaak. Namun intinya adalah mengganti dari nasi putih biasa. Nasi putih biasa di klaim telah melalu berbagai proses yang membuat vitaminnya hilang. Selain itu, kandungan karbohidratnyapun berlebih (kecuali porsi sedikit). Selain beras organik, bisa juga menggunakan beras merah atau cokelat.

  • Tauge

Hasil dari pencarianku mengenai toge, yang paling aku ingat adalah tauge dapat mencegah kerontokan rambut dan bagus untuk kulit. Selain itu tentunya masih banyak manfaat lainnya bagi tubuh.

  • Brokoli

Brokoli ini banyak sekali kandungan nutrisinya. Sehingga ia bisa mencegah kanker, kolesterol, bagus juga untuk mencegah penuaan dan untuk kulit.

  • Minyak Wijen

Minyak wijen adalah andalanku dalam setiap masakan, selain enak tentunya manfaatnya banyak banget. Seperti untuk kesehatan jantung, menekan gula darah, juga untuk rambut dan kulit.Kurang lebih seperti itu manfaatnya bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Nasi Goreng Sehat ini, semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Daaan hasilnya begini

Bukan mau muji diri sendiri sih, tapi enak banget beneran😂

Please follow and like us:
error0

The Danish Way Of Parenting: Autentisitas

Tidak ada warisan yang lebih berharga daripada kejujuran

-William Shakespeare

Baiklah melanjutkan dari tulisan sebelumnya yang bertema Play, aku akan mencoba mengulas metode Danish Way Of Parenting yang kedua, yaitu Autentisitas. Dalam bahasa inggrisnya, authentic.  Yang telah membaca postingan sebelumnya, tentu kita ingat bahwa terdapat 5 metode dalam parentingnya Denmark yang disingkat menjadi PARENT; Play, Authentic, Reframing, Empathy, No ultimatum, Togetherness

baca juga: The Danish Way of Parenting : PLAY

Menonton Film

Pernahkah kita pulang nonton tiba-tiba ngerasa hampa dan ada negative vibes yang kita rasakan? Padahal filmnya bagus dan happy ending? Yap, itu terjadi karena kita merasa harus kembali ke realita, yang mana realita itu jauh dari keindahan dalam film yang kita tonton itu. Kebanyakan film Holywood dibuat untuk membuah kita merasa bahagia dengan menyingkirkan berbagai problem kehidupan yang sebenarnya sedang kita alami

Image result for sad

                                               sumber: https://br2n.com/work/sad

Berbeda dengan film Denmark yang kebanyakan berakhir tragis, sedih, dan suram. Kisah yang diangkat kebanyakan mengusung isu sensitif, nyata, dna menyakitkan. Begitupun dengan dongeng-dongeng yang beredar di Denmark. Kebanyakan kisah Hans Christian Andersen, sebenarnya berujung tragis dan menyedihkan. Namun yang kini kita baca telah ‘diramu’ sehingga semuanya berakhir bahagia. Kenapa? Karena mereka beranggapan hal tersebut tidak baik di dengar anak kecil

Orang Denmark percaya bahwa isu-isu negatif, kisah sedih, kenyataan, adalah hal-hal yang juga perlu dibahas dan dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari.

Menerima Kenyataan dan Tidak Membohongi Diri Sendiri

Menurut orang Denmark, kenyataan dimulai dari pemahaman atas emosi kita sendiri. Memiliki emosi adalah modal pengasuhan yang kuat. Bukan emosi yang ‘sempurna’ loh ya…..

Kita harus mengenalkan dan menerima setiap emosi yang dirasakan anak. Misalnya ketika sedih, jangan malah dimarahi dan menyuruh mereka untuk diam apalagi sambil marah-marah.

Lebih baik mengenalkan dulu dengan cara: kamu merasa sesak disini ya? *nunjuk dada* ohh berarti kamu lagi sedih…. Oke, gapapa nangis dulu, tapi habis lega udahan ya…

Begitupun kalau anak sedang marah, selalu dimulai dengan identifikasi sambil menjelaskan alasan kenapa dia merasakan itu: Oh, kamu marah karena gak suka ya kalau mainannya direbut? Mungkin temenmu juga ingin coba main sebentar, pinjamkan dulu gakpapa? 

Menjawab Dengan Jujur

Sesungguhnya anak kecil adalah detektor bohong yang terbaik. Aku jadi ingat sewaktu kecil aku merasa paham ketika sedang dibohongi. Ketika anak dibohongi dan mereka sadar, anak akan merasa diremehkan kemampuannya. Tentu semua jawaban jujur kita harus diimbangi level pemahaman mereka.

Sering-sering pula lah bercerita mengenai masa kecil kita kepada anak. Misalnya ketika kita sedih, atau marah. Dengan begitu mereka juga akan paham kalau yang mereka rasakan itu wajar meskipun itu adalah perasaan takut atau sedih.

Dan jangan sampai kita menciptakan si anak berada dalam situasi untuk berbohong. Contohnya? Misal dengan terlalu keras memarahi ketika mereka salah. Itu adalah situasi yang membuat mereka sangat tidak nyaman, terdesak, sehingga lebih memilih untuk berbohong.

Memuji Pada Proses, Bukan Hasil

Kegagalan dan kesalahan adalah hal yang wajar bahkan sampai kini ketika kita dewasa. Maka, mulai ajarkan kepada anak untuk fokus pada proses dan menghargai proses. Dengan cara, tidak memuji pada hasil. Misalnya si anak dapat peringkat satu. Yang kita terus ulang-ulang dan puji adalah ‘peringkat 1’-nya. Bukan bagaimana si anak di rumah belajar dengan giat. Hal ini harus diubah dengan cara fokus pada proses yang dijalani. Sehingga, kalaupun gagal, si anak ga akan merasa depresi karena selama ini kita tidak melihat hasil tapi fokus ke proses, misalnya: Wah sedikit lagi kamu menang, mungkin perlu banyak latihan lagi ya.

Biasakan Pakai ‘Bagiku’ dan ‘Bagimu’

Setiap perasaan dan karakteristik setiap orang berbeda. Ketika kita merasa A itu mudah mungkin bagi B itu sulit. Bagi kita C itu menyedihkan, mungkin bagimu tidak. Nah, sehingga hal ini juga perlu dipahami anak bahwa tidak semua hal semua orang harus merasakan yang sama. Contoh: “bagiku cuaca hari ini dingin, menurutmu gimana?”

Related image

sumber: marlacummins.com

Kira-kira begitu singkat cerita tentang Autentisitas. Penting sekali untuk mengajarkan semua emosi. Tidak ada emosi yang salah. Semuanya alamiah. Justru dengan kita mengubur dan mengabaikan emosi-emosi yang kita sangka jelek seperti sedih atau marah, ini akan menjadi hal yang membingungkan dan membuat anak jadi tidak memahami emosinya sendiri.

Karena ketika kita sudah memahami emosi, maka kita juga dapat mengendalikannya. Namun jika itu diabaikan jauh-jauh dan ‘harus selalu bahagia’, malah akan muncul akibat-akibat lain seperti depresi.

 

Sekian, selanjutnya adalah mengenai Reframing yang gak kalah penting juga….

Please follow and like us:
error0

The Danish Way of Parenting : PLAY

Rasanya aku sudah mendengar “The Danish Way of Parenting” di 98747184938409 kali bacaan sebagai buku yang recomended. Sehingga sewaktu tempo lalu nemu buku ini di togamas, ga pake mikir akupun langsung beli.

Denmark terkenal sebagai negara yang paling bahagia. Buku The Danish Way of Parenting ini ditulis oleh seorang Amerika yang nikah dengan suami Denmark. Ia menemukan banyak pola pikir yang berbeda antara Amerika dan Denmark, akhirnya terkuaklah bahwa pendidikan anak adalah hal penting yang membuat Denmark jadi negara paling bahagia.

Disini dijelaskan metode PARENT.

Play,

Authenticity,

Reframing,

Empathy,

No ultimatum,

Togetherness.

 

Play

Quote yang menarik dari bab ini adalah: buat apa menjadikan anak seorang ahli matematika tanpa memiliki kemampuan untuk menghadapi jatuh bangunnya kehidupan?

Sering kali orang tua fokus pada prestasi anak. Sejak bayi kalo bisa les ya di les in lah kemana-mana. Kita juga dulu gitu, kan. Baru kelas satu SD, udah les sempoa. Dan seterusnya.

Si anak seperti hidupnya udah diatur banget oleh orang tua. Mereka dipuji ketika peringkat satu. Tapi apakah prestasi-prestasi tersebut penting?

Ketika itu terjadi, si anak akan merasa tidak punya kendali atas hidup mereka. Ga bisa memilih, dan terserah orang tuanya aja.

Ketika besar mereka akan percaya bahwa lingkunganlah yang mempengaruhi keadaaan mereka. Bukan diri mereka sendiri. Orang seperti ini akan menyalahkan lingkungan alih-alih berusaha memperbaiki dan evaluasi diri.

Orang tua perlu memberikan ruang kepercayaan pada anak-anak untuk mengatur dan memiliki hidupnya sendiri. Dengan cara: biarkan mereka bermain.

Hari weekend jangan dijejali berbagai les-les, lebih baik suruh keluar dan bermain. Jangan sampai kecemasan kita (misal takut kotor, takut jatoh, dll) menghalangi mereka mengekspresikan diri dan kebebasan mereka.

Ketangguhan sangat baik untuk meredakan cemas dan depresi di kemudian hari. Ketangguhan itu akan didapat hanya ketika mereka bermain sendiri tanpa diprogram. Menghormati zona perkembangan mereka bisa membuat anak mengembangkan kepercayaan diri dan merasa bertanggung jawab pada tantangan yang dihadapi.

Ketangguhan bukan diperoleh dengan menghindari stress, tapi dengan bagaimana menjinakkan dan menguasainya. Bermain juga dapat membuat si anak lebih mudah adaptasi dengan kehidupan nyata kelak.

Ya, jadi kita harus merubah frame yang terjadi di budaya Indonesia ini. Anak terlalu lincah kesana sini main bukan berarti anak nakal. Siapa tahu ketika dewasa dia malah jadi orang yang kuat menghadapi dunia nyata. Anak yang peringkat satu bukan berarti sebuah hal baik. Bagaimana kalau kemudian ia malah depresi dan cemas?

Please follow and like us:
error0