Rumah

Aku selalu merasa bisa menghandle semua ini. Namun sejak tahun ini, seiring waktu berjalan, seolah Allah mengatakan bahwa aku juga punya keterbatasan. Kini hanya doa yang bisa aku andalkan. Agar semua selalu berjalan kearah kebaikan.

Bandung 22.56

Please follow and like us:
0

Do you have faith?

Ketika kita terlalu bersedih akan suatu hal yang ga bisa kita kontrol, seharusnya muncul pertanyaan; apakah kamu masih percaya sama Allah?

Tugas kita sebagai manusia hanya berusaha. Selama kaki bisa melangkah, tangan bekerja, selalu ada hati yang siap berdoa. Artinya segala yang diusahakan pada akhirnya kembali harus dipasrahkan; tawakkal.

Ketika semua sudah bergerak semaksimal mungkin namun hal tidak menyenangkan terjadi, maka itu sudah bukan ranah kita. Itu ranah Allah.

Tuhanku adalah Tuhan yang sama dengan ibunya Musa ketika ia harus menghanyutkan anak lelakinya ke sungai nil. Tuhanku adalah Tuhan yang sama dengan Ibrahim tatkala ia dibakar api. Tuhanku juga Tuhan yang sama dengan Maryam yang mengandung Isa meski ia menjaga kesuciannya.

Tuhanku juga Tuhan yang menjaga Musa ketika dihanyutkan disungai. Jika tidak punya iman, ibu musa akan terus bersedih memikirkan apakah keranjang bayi akan aman tidak terbalik? apakah binatang buas tidak akan mengganggunya? apakah bayi itu tidak akan tertangkap Firaun? dan banyak sekali pikiran yang bisa membuat ibunda Musa stress tidak karuan.

Tuhanku juga Tuhannya Ibrahim yang bisa membuat api menjadi tidak panas tatkala ia menyentuh tubuh Ibrahim. Jika Ibrahim tidak tawakkal, mungkin ia melakukan segala cara untuk menghindari hal tersebut dan itu-akan-pusing-sekali.

Maka, harusnya aku percaya

Allah won’t betrayed me even humans did. He knows what’s best for me. 

I’ll get what I deserve; family, friends, relationship, career, etc. My duty is only to always improve myself so that better things will coming from Him. Release all your worries, and let Allah do the rest. 

Dalam 3:200 Allah mengatakan, sabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu. Sabar itu tidak mudah, tapi malah ada lanjutannya; kuatkanlah kesabaranmu. Udah sabar, disuruh kuat-kuatin lagi. Memang begitulah hidup. Dan kita selalu tahu apa yang akan menolong kita; sabar dan sholat.

Ditulis untuk sendiri dan untuk merapikan apa yang ada dipikiran.
Memang mudah sekali untuk berteori.

Please follow and like us:
0

Disastrous

Marabahaya di khatulistiwa memang terlalu fluktuatif dan dinamis. Bisa saja datang dari timur atau barat. Terutama air tinggi yang menuju pantai barat dan selatan dimana kamu tidak bisa beranjak. 

Aku adalah angin yang pergi kemana saja, tapi aku lebih suka menuju pegunungan. Itulah lagi mengapa kita tidak dipertemukan. 

Kecuali nanti ketika badai datang di teluk Jakarta, dimana kita bisa bertemu di musim barat Desember. Tapi kudengar tahun ini ia bergeser menjadi September?

Prosa oseanografi berhenti bentar sampe postingan ini. Kalau rajin akan tulis mengenai CPNS kedepannya karena lagi hangat. Mungkin.

Bandung 09.58. Setelah menghabiskan 8 jam di travel.

Please follow and like us:
0