Misunderstanding about Islam

Siang ini aku memiliki waktu luang dan memiliki internet, sehingga akupun membuka pinterest. Pertanyaan besar sejak pengumuman brexit yang terngiang di kepalaku hingga tadi siang adalah apa pengaruhnya terhadap erasmus mundus. Pertanyaan ini sampe kebawa mimpi. Meskipun hasil sedikit baca tadi kayaknya sih ga ngaruh2 amat (kecuali keuangan em nya ato apa lah ya) soalnya banyak negara non eu yang jadi partner EM kaya norway dan barangkali uk sebagai negara yang sangat banyak terlibat dalam berbagai program em action 1 juga sangat ribet sepertinya jika harus lepas dari em. Yah, semoga saja. Baiklah lanjut kepada pembahasan sebenarnya:

Akhirnya aku ngetik “brexit” di kolom pencarian di pinterest kali aja muncul grafik-grafik atau chart atau gambar2 yang lebih simple dibaca daripada artikel. Bukannya dapet informasi, aku malah nyasar (sebenarnya bukan nyasar, tapi langsung muncul) di pin-pin orang bule yang………………………islamophobia. Dan ini rasanya beda dengan saat nyasar di indonesiafaithfreed#m (skrg msh ada ga ya (ga peduli jg si)) atau di situs2 yang ga suka Islam. Kenapa beda? Karena ini pin-pin yang bukan hanya dari satu orang atau satu “organisasi”, tapi dari banyaak…………orang ….banyak banget. Membuat aku sedikit banyak merasa “gila banyak bgt org yang percaya media” dan merasa “media adalah penyetir yang sangat the best”. Congrats

Barangkali ini berawal dari wacana “Sharia Law” di amerika. Dan juga banyak meme tentang Obama yang bagi mereka Obama ini sangat pro Islam bahkan ngasih uang buat “terorisme”. Ceunah mah.

Sebagai pemeluk Islam, ga ada satupun pin-pin tersebut yang beneran ada dalam kehidupan muslim. Fitnah abis pokonya. Contohnya mengenai zakat dan kehalalan. Sakit hati banget ga sih, kata mereka seperti ini:

 

20160627-100241 PM.jpg

Bagaikan artis yang kena gosip ga sedap dan salah, itulah rasanya saat baca gambar diatas. Super anehnya adalah apa hubungannya Halal dengan Zakat? Halal itu apapun yang diperbolehkan dikonsumsi/dipakai umat Islam. Jika mereka boykot halal, berarti hanya bisa makan anjing, babi, alkohol, darah, dan hewan yang ga disembelih dileher atas nama Allah. Selamat. Sementara zakat adalah kewajiban mengeluarkan harta. Hubungannya mereka simpulkan sesimpel-simpelnya menjadi seperti itu–setiap produk halal akan dizakatkan. Wew. Kita aja ga kepikiran.

Baiklah, mereka ternyata cukup pinter dengan mengetahui ada 8 mustahiq (penerima) zakat; salahsatunya adalah “mereka yang jihad fi sabiilillah”. Tapi astaghfirullahalazim banget dengan kenegatifthinkingan seperti itu bahwa setiap yang jihad adalah teroris. Ini mau ga mau jadi bagaikan memancing di kolam yang bening. Atau bagaikan sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui. Kenapa?

  1. Dengan propaganda tersebut kebencian thd islam menyebar
  2. Yang islampun jadi takut dengan perkataan “jihad”

Dalam Islam, jihad adalah hal penting. Karena Islam ga hanya diyakini dan dimulut aja, tetapi harus jelas, “idhar”, dan tegak dalam perbuatan pemeluknya yang diamalkan dalam perbuatan yang lillahi taala. Jihad ga sesempit bom bunuh diri atau nembakin orang asing.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” [Ali ‘Imran/3: 142]

Jihad memang harus bagi seorang muslim. Karena jika tidak tampak perbuatannya, maka apa yang dilisankan dan apa yang tertanam dalam hatinya dipertanyakan. Jangan-jangan selama ini Islam yang diyakini hanya menjadi ilmu saja dan tidak tertanam? Semoga tidak.

Jihad itu bukan hanya –sekali lagi– dengan perang dan kekerasan, tetapi segala perbuatan kita yang lillahi taala dan untuk Islam. Berangkat sekolahpun, membantu ibu, sedekah pada yang tidak punya, dan aktivitas lainnya juga bisa dikatakan jihad–bergantung niat masing-masing. Untuk duniawi? Untuk diri sendiri? Atau untuk Allah?

Banyak sekali pin-pin yang menyerukan kewaspadaan terhadap muslim. Seperti, “Islam itu satu, ga ada yang ekstemis, ga ada yang moderat, ga moderat, semua Islam sama! Teroris!” Atau, “mungkin di negaramu islam cuma 7-10%, ingat bahwa nazi juga dulu hanya 7-10%!” Ogt. Keliatannya mereka takut banget. Ada juga gambar bapa2 jatohin anak dari gedung, dan itu diklaim Islam, “begitulah islam memperlakukan bayi mrk” Innalillahi. Betapa sangat jelasnya Islam berada dalam fitnah.

2:193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

Saat terjadi fitnah, maka kita harus membersihkannya. Dan kita juga harus memerangi mereka, jika mereka memerangi kita dengan media, teknologi, kebebasan, opini masyarakat, smartphone, rutinitas duniawi, dll, kita harus memiliki tameng agar itu semua ga ngefek terhadap keislaman kita. Tanpa melupakan bahwa kita juga harus berusaha agar ketaatan hanya untuk Allah dengan cara saling mengingatkan, dll. Barangkali seperti di film anaknya Amin Rais itu (lupa), praktekanlah Islam sebagai Rahmatan lilalamin dalam setiap kelakuan kita. Dan Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim Artinya, saat mereka sudah berhenti memusuhi Islam, kita juga berhenti memusuhi mereka, kecuali yang zolim.

Mengenai perang, dan islam yang difitnah sebagai religion of hate (sumber: pinteres), mereka hanya memetik ayat mengenai perang. Tetapi tutup mata akan ayat-ayat lainnya seperti dalam surat al kafirun:

1). Katakanlah: Hai orang-orang kafir
2). Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah
3). Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
4). Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah
5). Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah
6). Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku

Atau Al Baqoroh:

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” (Surat al-Baqoroh: 256)

Mengenai peperangan, Islam mengatur sedemikian rupa dengan step-step yang dicontohkan Rasul dalam berperang. Dan aku tidak menulis mengenai itu karena bagi Islam membunuh tidak sesederhana, “kamu kafir?” kalo iya langsung tembak. Yang ada kita yang malah zolim.

Sebagai seorang muslim, sangat jelas terlihat bahwa propaganda-propaganda tersebut bertujuan apa. Dan jangan terperangkap agenda para pembenci. Dan jangan ikut-ikutan benci dengan kata jihad.

Wallahualam bis-shawab. Tulisan ini sangat sangat kurang, dan ini hanya yang aku ketahui aja. Mohon maaf jika salah, mau koreksi juga silakan.

 

 

Please follow and like us:
error0

Careless: Masuk Neraka Karena Lalat


Terdapat kisah-kisah yang menunjukkan bahwa seorang muslim harus berhati-hati meski itu hanya dari niat.

Saat perang Khandaq, Ali bin Abi Thalib sedang menghadapi Amr bin Abd Wahd. Amr terpojok dan mencoba memberontak, saat itu ia meludahi wajah Ali bin Abi Thalib. Bukannya segera “menuntaskan pekerjaan”, Ali malah mundur dan tidak jadi membunuh Amr bin Abd Wahd.
“Jika saat itu aku membunuhnya, aku takut niat membunuh Amr bukan karena Allah, tetapi karena kemarahanku yang telah diludahi oleh Amr…..” Itu alasan mengapa Ali tidak jadi membunuh Amr bin Abd Wahd yang padahal tinggal dikit lagi berhasil. Subhanallah kan.


Jaman dahulu kala mama sering ngebeliin buku “Ba’da Isya” yang ditulis oleh Sofiah Mashuri. Isinya mengenai kisah-kisah muslim jaman dulu yang dikemas pendek-pendek dengan gambar yang banyak. Hingga hari ini, ada satu kisah yang masih aku ingat. Mengenai seseorang yang masuk neraka karena lalat.

Ceritanya ada 2 orang yang bernama fulan dan fulin (namanya ngarang). Mereka hendak melewati suatu pedesaan. Sesampainya di pedesaan itu, kepala desa dan kerabatnya mencegat mereka,
“Kalo mau lewat, harus ngasih sesajen dulu ke berhala kami!” Katanya layaknya preman-preman jaman sekarang yang kalo lewat harus ngasih duit. Tapi bedanya preman mah buat dirinya, tapi orang di pedesaan itu buat tuhannya.

Mereka bingung karena ga punya duit dan ga punya apa-apa. Akhirnya orang desa berkata,
“Mau nyembelih lalat doang juga gapapa”
Fulan dan fulin berpandangan. Fulan segera menyembelih seekor lalat dan akhirnya fulan bisa lewat desa itu. Tetapi si fulin meskipun “cuman” lalat, tetapi dia sama sekali ga mau nyembelih lalat buat berhala mereka. Karena ia tidak mau mempersembahkan sesuatu untuk tuhan orang lain, dan fyi fulan dan fulin adalah orang Islam.

“Karena seekor lalat saja, seseorang bisa masuk neraka (fulan) dan yang lainnya bisa masuk surga (fulin)”, begitu kata Rasul mengakhiri cerita ini dihadapan para sahabatnya.


Begitulah dua kisah mengenai: bahwa seorang muslim harus berhati-hati dalam setiap langkahnya. Terlalu selo dan terlalu bodoamat adalah hal yang harus dihindari. Tutup kuping atas pernyataan bahwa kita terlalu strict atau kaku atau apapun, karena, memang muslim harus berhati-hati.

Dari aku, yang juga belum maksimal dalam kehati-hatian.

Please follow and like us:
error0

Everything You Need To Know About How Much #Brexit F*cks All Of Us — Thought Catalog

reblog.

As you might have heard, last night the United Kingdom voted to leave the European Union. From the outset, I want to say that I am not an expert in either British or European politics, but I’m going to try my best to explain why this is actually a big deal. First, the United Kingdom:…

melalui Everything You Need To Know About How Much #Brexit F*cks All Of Us — Thought Catalog

Karena sebuah alasan pribadi kok aku merasa sedih yah.

Please follow and like us:
error0

Menjadi Orang Berpengalaman

Kalau dipikir-pikir, sekarang sekarang ini cara pandangku terhadap suatu bacaan–terutama novel, jadi berbeda dari biasanya. Dulu aku membaca novel sambil menikmatinya (saja), menunggu adegan-adegan selanjutnya, kesal terhadap tokoh antagonis, dan kecewa saat selesai membaca–kesal karena ternyata aku kembali ke dunia nyata.

Sekarang ini novel yang aku baca selalu menghasilkan kekagumanku pada penulis-penulisnya. Bukan lagi hanya peduli pada tokoh dan jalan cerita. Apalagi kalau novel fiksi fantasi, mungkin semacam harry potter, the enchantress dan keempat serinya, atau percy jackson (tapi ga baca ini deng), bahkan novel tere liye yang bulan dan bumi itu lumayan fantasi. Rasanya hebat aja mereka bisa menuliskan hal-hal yang terlalu kreatif dalam otak mereka. Karena hal-hal yang mereka tuliskan ga pernah terjadi di dunia nyata.  Lah aku mah bikin cerpen-cerpen juga selalu berdasarkan kisah nyata. Rasanya sulit sekali menulis hal-hal yang kita tidak berkecimpung didalamnya. Makanya, sekali lagi, aku ingin bilang keren bangetttttt kepada mereka para penulis-penulis fantasi, karena aku ga tau lagi mau deksripsiin apa lagi terhadap mereka <3 <3 <3

Selain novelis cerita fantasi, yang keren selanjutnya adalah penulis cerita detektif. Kesannya mereka sangat pinter dengan menyambungkan ini itu-dan segala detail yang ternyata kemudian hari menjadi hal besar. Yah, semacam sir conan doyle dengan sherlock holmes nya, atau aoyama gosho yang barangkali juga terinspirasi dari conan doyle, atau enid blyton dengan novel detektif 5 sekawannya, dsb. Gatau mau bilang apa, tapi mereka pasti pinter banget! <3 <3 <3

Selanjutnya list yang bikin kagum adalah para penulis cerita yang realistis. Bukan kisah orang-orang yang high class, cantik, kaya, lalu masalahnya hanya masalah cinta dan kekayaan, lalu ketemu jodohnya yang selevel, lalu bahagia, dibumbui perselingkuhan, dsb (omg tenlit bgt). Lelah dan ga akan kenyataan itu mah. Lebih baik cerita yang biasa aja dengan alur yang luar biasa. Salah satunya kaya andrea hirata. Setiap novelnya berkisah tentang hal yang merakyat banget dan super realistis tapi dikemas rapi dan seru juga sangat menarik!  Paulo Coelhoe juga! <3 <3 <3 (harus bgt ada love love ditiap paragraf)

Semakin mikir kaya gini, aku semakin bersemangat sekaligus semakin males untuk nulis. Dulu aku pernah membuat hampir-novel yang sudah diketik sebanyak 120 halaman. Hal tersebut berhenti akibat aku bingung dan stuck banget dengan idenya. Jadi byebye aja. Lagipula file nya sekarang udah ilang………….entahlah, sempet kepikiran untuk bikin novel, tapi sepertinya harus jadi orang pinter dan berpengalaman dulu biar ga stuck ditengah-tengah…..atau ini hanyalah excuse saja?

Please follow and like us:
error0